Tak ada yang ingin menderita suatu penyakit, apalagi jika penyakit tersebut langka dan mengerikan seperti yang dialami oleh pria asal Pakistan bernama Ashraf-ud-din (70) ini. Kondisi yang ia derita kerap disebut Macrodactyly atau pembesaran di suatu anggota tubuh tangan atau kaki (gigantisme).
Jenis yang diderita oleh Ashraf adalah pembesaran bagian tangan, yang bahkan melebihi ukuran kakinya. Dilansir laman Daily Star Jumat (2/6), akibat penyakit langka tersebut pria malang itu dikucilkan oleh masyarakat lingkungannya.
Ia pun kesulitan mencari pekerjaan, sebelumnya ia bekerja di sebuah restoran namun dipecat karena tak ada seorang pelanggan pun yang mau menerima makanan yang ia masak dan berikan.
“Sejak dipecat, tidak ada lagi yang berani memberi pekerjaan pada saya. Saya sempat ditawari menjadi buruh, tapi kondisi tangan tak memungkinkan,” kisah Ashraf.
Karena memiliki keluarga yang harus ia beri nafkah, sementara tak ada pekerjaan yang bisa menghasilkan uang, maka Ashraf pun terpaksa mengemis.
Menurut pengakuannya, ia hanya ingin memberi makan ketiga anaknya.
“Semua orang tidak mau memberi saya pekerjaan. Jadi saya tidak punya pilihan. Ini bukan pilihan saya, namun saya tidak berdaya,” katanya sedih.
Kondisi tangannya yang makin membesar sementara tak ada pengobatan yang ia dapatkan tentu memprihatinkan. Sampai keadaan sudah terlambat, dan seorang dokter menyarankan amputasi saat memeriksanya.
Ashraf menolak opsi amputasi, sebab khawatir hanya jadi kelinci percobaan para dokter saja.
“Saya pernah ke rumah sakit pemerintah beberapa tahun yang lalu. Namun mereka bilang ingin mencoba beberapa operasi eksperimental dan memotong tangan ini.”
Ashraf lari saat mendengar perkataan dokter dan tak mau kembali lagi. Menurutnya, walau kondisi tangannya tidak normal namun ia tak ingin kehilangan tangan itu.
sumber : http://sidomi.com/532212/kasihan-pria-ini-alami-penyakit-langka-dan-dikucilkan/


